Gizi Seimbang Pada Balita Menurut Depkes RI

3 min read

Gizi Seimbang Pada Balita Menurut Depkes RI

Gizi Seimbang Pada Balita Menurut Depkes RI – Usia balita adalah usia dimana saat anak tumbuh kembang menjadi hal sangat penting bagi kita sebagai orang tua. Pada usia itu, pemenuhan gizi seimbang menjadi bagian utama yang harus kita penuhi. Gizi dan nutrisi pada anak sangat berguna untuk menunjang masa perkembangan dan pertumbuhan. Oleh karena nya penting sekali bagi bunda sekalian untuk tetap memperhatikan kandungan gizi dan nutrisi pada setiap makanan yang masuk dalam perut anak balita.

Hal ini tidak hanya mendapatkan perhatian bagi para orang tua, akan tetapi pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan balita juga menjadi perhatian dari beberapa elemen pemerintah, seperti Departemen Kesehatan Republik Indonesia atau biasa disebut Depkes RI yang juga didukung oleh beberapa peneliti ahli gizi. Hal demikian dilakukan agar para orang tua mengetahui betapa pentingnya gizi seimbang untuk pertumbuhan si balita.

Saat ini teknologi sudah serba canggih, informasi akan sangat mudah untuk di dapatkan. Bagi bunda yang memiliki anak usia balita, smartphone nya jangan hanya digunakan untuk update status dagangan dan belanja online saja, mulai sekarang harus mulai melek informasi dan mulai memperhatikan asupan gizi pada balita. Cari lah informasi sebanyak-banyak nya seputar menu makanan sehat yang bagus dikonsumsi oleh balita. Makanan utama saja tidak cukup, anda juga harus memperhatikan makanan samping lain nya, seperti susu, biskuit, buah, dan sayuran. Pastikan kandungan vitamin, mineral, protein dan zat gizi nya terpenuhi.

Perlu diketahui bahwa anak balita, adalah anak yang berusia dari satu hingga lima tahun. Jika anak anda berumur antara satu hingga lima tahun, jangan pernah lewatkan untuk terus mengontrol konsumsi anak. Pada usia enam bulan, bayi sudah mulai diperbolehkan makan MPASI sebagai makanan pokok nya. Berbeda saat usia nya ketika masih berumur 0 bulan hingga 5 bulan yang hanya boleh diberikan Asi dan susu. Di usia balita saat umur satu tahun hingga lima tahun, balita akan terus tumbuh dan mulai mengecap makanan – makanan atau benda yang ada di sekeliling nya. Ingat, balita semakin lama akan semakin pintar. Biasanya di usia balita, ia sudah mulai bisa memilih makanan mana yang mereka suka dan tidak suka.

Pada fase ini orang tua harus menjadi penyeimbang, berikan pendidikan sejak dini akan penting nya makanan penuh gizi bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. Bagi balita yang tidak suka dengan sayur, sangat sering ditemukan ya bunda, dan orang tua tidak boleh diam saja. Jadilah bunda yang kreatif agar nutrisi anak terus terpenuhi.

Pengertian Gizi Seimbang Menurut Depkes RI

Penting untuk di baca dan diketahui untuk para bunda, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan pengertian gizi seimbang ? Menurut Depkes RI, memberikan pengertian bahwa Gizi seimbang merupakan susunan makanan yang dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari dan di dalam nya mengandung zat gizi. Disebut gizi seimbang adalah bahwa jumlah gizi yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia itu sendiri seperti keanekaragaman, variasi, aktivitas, serta berat badan ideal yang sering juga disebut dengan gizi yang seimbang.

4 sehat, 5 sempurna. Mungkin itu adalah slogan yang sering kita jumpai saat kita membahas tentang gizi makanan. 4 sehat, lima sempurna itu sendiri adalah beberapa makanan yang mengandung karbohidrat, lemak sayur protein dan susu. Namun, tahukah anda jika slogan tersebut kurang tepat? Ya, karena dalam selogan tersebut tidak dicantumkan seberapa banyak porsi yang harus di konsumsi mulai dari karbohidrat hingga susu.

Oleh karena nya, agar tak berlarut, Depkes RI memberikan pengertian  tentang gambaran atau yang bisa juga disebut dengan pola gizi seimbang yang mengacu pada penelitian para ahli gizi dari Amerika Serikat. Di bawah ini adalah uraian singkat tentang pedoman gizi seimbang menurut versi Depkes RI.

1. Energi

Balita memerlukan energi untuk melakukan berbagai aktivitas tumbuh kembang nya. Energi tersebut dapat diperoleh melalui makanan yang dikonsumsi. Pastikan konsumsi si kecil mengandung karbohidrat, lemak dan juga protein.

2. Asupan kalori

Kalori sangat dibutuhkan anak saat beraktivitas. Terlebih pada balita yang memiliki gerak sangat aktif. Untuk memenuhi kebutuhan kalori dalam tubuh, bunda bisa memenuhi asupan gizi dengan cukup kalori dengan memastikan makanan yang masuk ke dalam perut nya mengandung protein, lemak dan gula.

3. Protein

Protein menjadi salah satu komponen yang penting untuk pemenuhan zat gizi tumbuh kembang anak. Kandungan protein dalam suatu makanan mampu membangun zat kekebalan untuk balita. Balita yang memiliki kekebalan tubuh yang baik daya tahan tubuhnya akan lebih kuat terhadap virus dan tidak mudah gampang sakit.

4. Lemak

Lemak juga menjadi salah satu komponen yang tidak boleh ketinggalan dalam pemenuhan gizi balita. Lemak mampu memproduksi asam esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Menurut beberapa penelitian ahli gizi, kebutuhan lemak anak balita lebih besar dibandingkan kebutuhan orang dewasa. Kandungan lemak dapat diperoleh balita dengan mengandung mentega, daging, minyak nabati dan ikan.

5. Karbohidrat

Saat anak usia balita, Karbohidrat menjadi salah satu kebutuhan gizi dasar yang harus terpenuhi. Separuh energi yang digunakan oleh balita diperoleh dari karbohidrat yang dikonsumsi. Karbohidrat dalam makanan dapat diperoleh dengan mengkonsumsi nasi, kentang, roti. Tidak hanya pada makanan utama saja, anda bisa menambahkan makanan selingan atau camilan si kecil yang juga mengandung karbohidrat.

6. Serat

Pastikan kandungan serat juga terpenuhi, karena serat ini sangat penting untuk mencegah gangguan pencernaan pada balita seperti sembelit. Jangan berlebihan juga dalam memberikan makanan yang banyak mengandung serat, karena akan mengganggu pencernaan dan membuat pup si kecil menjadi lebih cair. Tidak banyak dan tidak sedikit namun cukup, sehingga pencernaan si balita lancar

7. Vitamin dan mineral

Vitamin dan mineral menjadi satu kesatuan kebutuhan gizi yang tidak dapat dipisahkan. Kedua nya juga penting untuk dipastikan dalam setiap konsumsi balita. Pemenuhan vitamin dan mineral mampu memberikan tenaga atau energi kepada anak sehingga tidak mudah lemas dan capek.

8. Zat besi

Zat besi sangat diperlukan dan sangat penting untuk kebutuhan pertumbuhan balita. Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi yang bagus dengan memberikan konsumsi makanan yang tinggi akan kandungan vitamin C seperti jeruk.

9. Serta Kalsium

Terakhir kalsium. Kalsium sangat diperlukan dalam pertumbuhan gigi dan tulang oleh balita. Salah satu makanan yang mengandung kalsium tinggi adalah susu. Pastikan si balita minum susu setiap hari. Ingat susu ya bunda, bukan kental manis.

Baca juga :

Itulah beberapa informasi singkat seputar pemenuhan gizi seimbang untuk balita versi Depkes RI. Anda bisa jadikan artikel ini sebagai rujukan untuk pemenuhan gizi seimbang untuk si kecil. Penuhi gizi seimbang anak dengan memastikan ke sembilan kandungan dalam konsumsi si kecil selalu terpenuhi. Semoga artikel ini bermanfaat dan mampu menambah wawasan bagi pembaca sekalian, terutama para orang tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *